Ilija Spasojevic Siap Bawa Bali United Hattrick Juara Liga 1

By ommed


nusakini.com - Usia adalah angka, dan hal tersebut dibuktikan oleh sosok striker asal Montenegro, Ilija Spasojevic. Di usia yang menuju 35 pada tahun ini, Spasojevic membantu Bali United mencatatkan sejarah dan memboyong gelar individu.

Ia menjadi striker paling produktif pada Liga 1 2021/22, dengan catatan 23 gol dari 34 pertandingan. Bukan hanya gol, tapi bomber yang sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) ini juga mencatatkan empat asis pada musim ini.

Bali United mampu meraih gelar kampiun secara beruntun, juga tak lepas dari peran Spasojevic. Sebelum ini, Spasojevic pernah merasakan gelar juara bersama Bhayangkara FC. Hal itu terjadi pada edisi pertama Liga 1, yakni 2017 lalu.

Kendati usianya sudah 34 tahun, Spasojevic mengaku masih lapar dan ingin meraih gelar demi gelar lainnya. "Musim ini, kami satu tahun lebih tidak main [karena pandemi]. Ini penting, saya akan masuk usia 35 tahun ini, dan saya ingin buktikan dengan saya cetak 23 gol 4 asis,” ucap dia.

"Ini juga hasil kerja keras semua pemain, banyak suplai dari rekan-rekan saya. Saya ucapkan terima kasih kepada manajemen, staf kepelatihan, dan suporter Bali United yang luar biasa,” imbuhnya dalam wawancara dengan televisi.

Sebagai juara bertahan, musim ini Bali United memang tidak banyak bicara, dan mereka seperti punya usaha sendiri untuk menegaskan bahwa mereka selalu mengejar yang terbaik. Spasojevic menjelaskan hal tersebut, dan ingin bisa juara Liga 1 tiga kali beruntun.

“Kami akan lebih baik, kita harus akui kami tim yang tidak punya sejarah, tapi kami bikin sjearah, jadi kami sudah bikin sejarah baru juara back to back, jadi kenapa tidak hattrick juara?"

"Kami dari awal tidak pernah bilang mau juara, kami cuma buktikan di lapangan, akhirnya kami bisa berhasil bikin sejarah baru sepakbola Indonesia, tidak ada tim yang bisa juara beruntun, dan siapa tahu hattrick juara juga bisa,” tuntasnya.


Meski terbukti masih menjadi mesin gol yang berbahaya, tapi Ilija Spasojevic sudah tidak pernah mendapat panggilan timnas Indonesia. Shin Tae-yong selaku pelatih pernah menuturkan, bahwa gaya main Spasojevic tidak sesuai dengan yang ia butuhkan. (gi/om)